Kamis, 25 Juni 2020

CARA MENGHITUNG BIAYA PASANG PANEL SURYA


CARA MENGHITUNG BIAYA PASANG PANEL SURYA

Panel Surya adalah sistem pemasangan panel yang dapat menyimpan energi dari cahaya matahari, yang kemudian dapat dimanfaatkan sebagai tanaga pembangkit listrik. Saat ini sudah banyak yang memanfaatkan panel surya ini sebagai pembangkit listrik mandiri tanpa harus bergantung sepernuhnya pada PLN.

Jika Anda berminat untuk menggunakan panel surya di rumah atau gedung milik Anda, sebaiknya ketahui terlebih dahulu cara menghitung biaya pemasangan panel surya.

1. Berapa  kebutuhan jumlah total beban di rumah yang akan menggunakan tenaga dari solar panel. Dari tagihan listrik, bisa dilihat tingkat konsumsinya dalam bentuk kWh (kilowatt per jam) setiap bulan misalnya. Nah dari situ kita bisa identifikasikan berapa kWh yang dibutuhkan tiap hari, misalnya 200 watt.

2 . Pertanyaan selanjutnya adalah, berapa lama beban yang totalnya 200 watt ini akan dihidupkan dengan menggunakan sistem solar panel? Ambil contoh  misalnya 12 jam. Jika 12 jam, berarti total konsumsi daya beban dalam sehari adalah 12 x 200 watt = 2.400 watt.

3 . Tentunya lebih diuntungkan jika beban yang menggunakan solar panel dinyalakan pada malam hari. Dengan begini, penggunaan baterai relatif tidak berat dan dimungkinkan jumlah baterai dapat pula dikurangi jumlahnya, karena listrik yang di-supply tidak hanya oleh baterai tetapi sinar matahari masih turut memberikan supply.

4. Mari kita ambil contoh penggunaan sistem solar panel adalah pada pukul 18.00 s/d 06.00 (12 jam). Hitung berapa besar dan jumlah baterai yang dibutuhkan untuk men-supply beban sejumlah total 2.400 watt:

Jumlah total 2.400 watt perlu ditambahkan sekitar 20 persen yang adalah listrik yang digunakan oleh perangkat selain panel surya, yakni inverter sebagai pengubah arus DC (searah) menjadi AC (bolak - balik) (karena pada umumnya peralatan rumah tangga menggunakan arus AC), dan controller (sebagai pengatur arus) yakni menutup arus ke baterai jika tegangan sudah berlebih di baterai dan memberhentikan pengambilan arus dari baterai jika baterai sudah hampir kosong. Sehingga jika ditambahkan 20 persen, maka total daya yang dibutuhkan adalah 2.400 x (2.400 x 20%) = 2.880 watt.

5 . Dari 2.880 watt tersebut, jika dibagi 12 V ( tegangan umum yang dimiliki baterai) maka kuat arus yang dibutuhkan adalah 240 Ampere. Maka, jika kita menggunakan baterai yang sebesar 65 Ah 12 V, maka kita membutuhkan empat baterai (65 x 12 x 4 = 3.120 watt).

6 . Dengan mendapatkan 3.120 watt ini, kita akan mendapatkan jumlah panel yang kita butuhkan, termasuk besarannya yakni sebagai berikut. Jika menggunakan ukuran panel yang 100 wp (watt peak), maka dalam sehari panel ini kurang lebih menghasilkan supply sebesar 100 wp x 5 (jam) = 500 watt.

Adapun 5 jam didapat dari efektivitas rata-rata waktu sinar matahari bersinar di negara tropis seperti Indonesia, dan 5 jam ini sudah menjadi semacam perhitungan rumus baku efektivitas sinar matahari yang diserap oleh panel surya. Maka jika 1 panel yang 100 wp mampu memberikan listrik sejumlah 500 watt, didapatkan total panel yang dibutuhkan adalah sejumlah 3.120 watt per 500 watt = 6,24 atau tujuh panel (baiknya kita lebihkan).

7. Setelah sudah berhasil mendapatkan kombinasi antara jumlah panel surya dan baterai untuk mensupply listrik sejumlah total 3.120 watt yang dinyalakan selama 12 jam sehari, dimana beban yang menggunakannya dinyalakan pada malam hari antara pukul 18.00 sampai dengan 06.00, yakni tujuh panel surya yang 100 watt peak (wp) dan empat buah baterai 65 Ah12 V.

Perihal harga, saat ini sistem ini (sudah berikut seluruh perangkatnya) adalah berkisar USD9 -10 (Rp82.000-Rp92.000) per wattnya. Jadi jika menggunakan tujuh panel yang 100 wp (sehingga totalnya = 7 x 100 wp), maka estimasi biaya kurang lebih 700 watt x USD10 = USD7,000 atau sekira Rp63,8 juta (Rp9.118 per USD).

Bila anda tertarik untuk Pasang Solar Panel dapat dilakukan di https://sewatama.com/id/ yang terpercaya berkualitas.

Selasa, 09 Juni 2020

4 Cara Mengatasi Ruam Popok Yang Wajib Ibu Ketahui


4 Cara Mengatasi Ruam Popok Yang Wajib Ibu Ketahui

Tahukah anda bahwa popok sekali pakai ini terdiri atas dua jenis, yaitu model perekat dan model celana? Hal tersebut dapat disesuaikan dengan keaktifan si kecil, sehingga sangat praktis saat memakainya. Keduanya memiliki risiko muncul ruam di kulit si kecil jika terlalu ketat, sehingga harus berhati hati dalam memakaikan popok pada anak. Cara mengatasi ruam popok ini terdiri atas beberapa hal dan disertai produk perawatan yang tepat. Yuk cek di bawah ini!

Cara Ampuh Atasi Ruam di Kulit Bayi

Menjaga kebersihan adalah hal yang penting, termasuk sebelum dan sesudah mengganti popok si kecil. Pastikan anda selalu mencuci tangan sebelum mengganti popok agar bakteri yang ada di tangan tidak berpindah ke kulit bayi. Setelah itu, periksalah popok bayi secara berkala agar tidak terlambat untuk menggantinya. Kulit bayi yang masih sensitif harus dijaga agar tidak lembap dan kotor karena bakteri dapat bersinergi dengan tinja, sehingga timbul ruam di kulit.

Cara ampuh kedua ini gunakan air bersih saat membersihkan kulit si kecil agar benar benar bersih dari sisa kotoran. Anda dapat mengelap kulit yang tertutup popok dengan hati hati agar tidak melukai kulitnya. Jika perlu, anda juga dapat memakai sabun agar lebih higienis. Pilihan lainnya, dapat pula memakai tisu basah untuk membersihkan sisa sisa kotoran yang menempel di kulit. Pastikan memilih tisu basah yang tidak mengandung alkohol atau pewangi.

Cara mengatasi ruam popok ketiga, pastikan kulit kering setelah dibersihkan dengan air atau tisu basah dengan memakai kain yang bersih. Pilihlah kain yang lembut dan tepuk tepuk dengan lembut, hindari menggosok kulitnya. Hal ini bertujuan agar tidak melukai kulit si kecil yang sedang luka atau lecet. Pastikan kulit si kecil bersih dan kering sebelum memakaikannya popok yang baru, dengan didahului dengan produk perawatan kulit seperti bedak atau minyak.

Tips untuk membersihkan kulit si kecil yang sedang lecet adalah dengan menggunakan botol penyemprot air. Botol ini diisi air bersih, lalu disemprotkan ke area yang tertutup popok. Lalu anda dapat membersihkannya dengan menepuk nepuk area tersebut dan hindari menggosok kulit yang iritasi. Pastikan handuk yang dipakai memiliki serat lembut atau lap yang ringan agar tidak semakin melukai kulitnya. Selain itu, pastikan kulit selalu kering dan tidak lembab.

Perawatan Ruam yang Ibu Wajib Tahu
Perawatan yang dapat dilakukan untuk menenangkan kulit yang luka adalah dengan memberi krim, salep, atau bedak. Anda dapat membawanya ke dokter agar memperoleh obat sesuai resep, sehingga menghindari risiko yang tinggi. Cara mengatasi ruam popok ini biasanya memakai produk yang mengandung zinc oxide atau petrolatum. Oleskan produk tersebut ke area yang tertutup popok agar kulit lebih tenang dan bercak kemerahannya segera hilang.

Jika anda diresepkan obat yang berupa bedak tabur, pastikan tidak mengenai mata si kecil agar tidak membahayakan penglihatannya. Anda harus memakai bedak tersebut secara pelan pelan agar tidak terbang dan terhirup oleh si kecil. Tidak hanya penglihatan, obat ini juga dapat membahayakan pernapasan si kecil jika terhirup. Tips mengaplikasikannya adalah letakkan di tangan, lalu tepuk tepuk ke area yang tertutup oleh popok agar dapat menenangkan kulit si kecil.

Tips perawatan lainnya adalah dengan mengganti jenis popok yang biasa digunakan karena beberapa merk dapat menyebabkan ruam. Anda dapat mencoba berbagai varian atau merk lain agar dapat mengurangi ruam di kulit. Selain itu, anda juga dapat mengganti detergen yang biasa digunakan karena iritasi si kecil dapat dipengaruhi detergen. Pilihlah produk yang mengandung hipoalergenik dan dapat menambahkan cuka saat membilas baju baju si kecil.

Apakah anda pernah mengganti popok yang biasa dipakai sang buah hati? Anda dapat mencoba cara mengatasi ruam popok dengan mengganti ke merk merries dengan melihat ulasan produk melalui merries.co.id. Hal tersebut dapat membantu mengurangi ruam karena permukaan popok yang lembut dan dilengkapi sirkulasi udara. dipastikan kulit si kecil tidak lembap dan selalu bersih, sehingga anti ruam dan membuat ibu tidak khawatir lagi. Jadi tunggu apa lagi?